Kemaren, sok-sok-an ikut cornetto Love Journey disuruh submit cerita, dan gue submit satu cerita.. bukan gue banget sihhh ( he'eh)..Semoga menang.. aamiin.. nih cerita nya,
....
Pertama kali kenal, ketika sama-sama sekolah di SD yg
sama. SMP dan SMA kita beda sekolah, Dirga namanya. sahabat laki-laki aku. diSMA
nya dia terkenal sebagai playboy cap kadal bunting. dan disekolah ku, aku
terkenal playgirl cap ayam bawang.hehehe.. ga bangga sih bisa punya kesamaan
dengan predikat itu yang melekat dikita. Cuma ya mau gimana lagi.itu kan
penilaian mereka. setiap disekolah aku selalu dengar berita tentang dirga, yg
dirga pacaran sama anak sekolah sini lah, situ lah, pokonya macem-macem
banget. dirga itu hobinya gonta ganti pacar dan tebar pesona, kalo aku hobinya ganti-ganti yg anter jemput.ada yg dipacarin, ada yg cm dijadiin ojek/supir pribadi. player
panggilan dirga buat aku. dan aku biasa manggil dia si PK(penjahat kelamin). kita
jarang banget ketemu. pas SMP sama SMA kita bisa ketemu paling Cuma beberapa
kali. ngga se intens dulu. pas lulus SMA dirga ngelanjutin kuliahnya dijakarta, aku
karen ngelanjutin juga kuliah dijakarta. selama awal mulai kuliah kita ga pernah
ketemu, sama sekali. sama-sama sibuk dan ribet sendiri..
Tahun 2009 dirga coba-coba ikut ajang pencari bakat.disana
dia kenalan dengan cewek (namanya juga playboy) dia kenalan dengan salah satu finalis yg
“ehem” lumayan cantik lah. dan dirga PDKT-in itu cewe sampe ajang pencarian
bakat itu selsai. kedekatan dirga dan wanita itu semakin dekat. namanya
sasya, sasya anak dari orang yang termasuk penting di indonesia. pantesan aja dirga gesit banget
deketinnya. semakin lama semakin deket akhirnya dirga pacaran sama dia (sasya).
selama dirga menjalin hubungan sama sasya, karen sama dirga sempet berapa tahun ga ketemu. dirga ini ganteng banget. kalo
di hitung skala 1-10 gantengnya dirga itu 9,5. 0,5 nya krn dirga menurut karen
nyebelin banget. maklum tiap ketemu dirga karen ga pernah akur. keseringan
ributnya di banding akurnya. ada aja hal yg bikin brantem. kebetulan karen pun
kalo ngomong nge-gas mulu. jd dirga anggepnya karen teriak-teriak. padahal ga gitu
maksudnya.
Akhirnya reuni SD lah yang pertama kali nemuin karen sama
dirga lg. reuni sd tahun 2012 karen sm dirga pergi ke objek wisata pulau tidung. dari situ karen sama dirga jd ketemu dan
ngobrol terus. yg tadinya bs bertahun-tahun ga ketemu. skrg hampir setiap hari harus
ketemu. dirga skrg udah kerja, dan karen masih kuliah. dan soal percintaan dirga
masih pacaran sm wanita yg namanya sasya. mereka udah jalan 2 tahun. berarti 2
tahun jg aku dan dirga ga ketemu. dan karen baru putus dari pacarnya. dirga ini
LDR sama pacarnya. Sasya kuliah di negara tetangga. dan dirga tetep stay
dijakarta. aku bingung,bisa-bisanya sasya ini percaya sama dirga. padahal dirga
ini terkenal bgt playboy nya.entah udah ratusan bahkan ribuan masalah kali yang
mereka udah laluin.
dirga bukan typical yg suka ngeluh.dirga keliatan banget
kuatnya. dirga keliatan banget tertutupnya.aku sama dirga emang kl bercanda suka
keterlaluan. tp tetep semua Cuma temen.
pernah waktu itu dirga bilang
“ren,bs
bedain kan mana yg harus pake perasaan mana nggak,jangan pake hati ya ren kalo
sama gue”
karen kaget, ko dirga bisa2nya berpikir itu. dr mana karen
sukanya sm cowo yg mulutnya kasar, dan kelakuannya berantakan kaya dirga. cowo
impian karen itu, cowo pendiem dan ga banyak tingkah kaya dirga. kalo kata dirga
anak2 yang jd bahan bully pas SMA. terserah deh, yang penting karen suka dan
nyaman. seiring berjalannya waktu karen sama dirga makin deket. karen sering
nginep dirumah dirga cm buat numpang ngerjain tugas. selama itu juga keadaan karen ga
pernah dikasih tau ke sasya, yg sasya tau Cuma dirga anak baik dan ga pernah main
yang aneh-aneh dengan wanita manapun. padahal dirga sama karen sering ketemu
sepulang dirga kerja. kalo sabtu minggu dan karen ada acara temennya yg
nikah, pasti dirga selalu nemenin. begitupun dgn dirga. tapi kl temen yg sasya
kenal jg. dirga ga pernah ajak karen. karna sasya itu cemburuan bgt. ya namanya
juga LDR jadi sasya sangat lebih sensitif. lama kelamaan, karen ngerasa dirga
lebih posesif, dirga jd lebih sering ngelarang karen untuk ini dan itu, kalo
karen ngelanggar dirga ga segan2 buat negur. dirga ga segan2 buat marah-marah
sama karen.
karen bingung dengan keadaan dirga yg berubah dan udah mulai
aneh. dirga jadi jauh lebih perduli dengan hal kecil karen. padahal dirga itu
typical cuek, ga peka dan ga pernah peduli-an orangnya. tapi kali ini beda. dirga
berubah, dirga lebih nice. dan beberapa kali dirga memanggil karen dengan
“sayang” biasanya manggil karen dengan sebutan “njing” “nyet” atau apalah
panggilan dirga yang ngasal. karen semakin aneh, karena karen selalu inget kata2
dirga dan juga keberadaan sasya. dirga masih ada sasya, dirga ga mungkin lepas sasya. sasya ga mungkin lepas dirga.. karna sasya
terlalu sayang dan takut kehilangan dirga, sasya itu nekat. pernah pas kita lg
pergi makan. sasya telphone dirga, dan sasya tau dirga ga dirumah. sasya dengan
nekatnya mengancam dirga bahwa sasya akan bunuh diri kalo misalnya dirga ga
pulang saat itu juga. SAKIT JIWA. iya sasya segitunya sama dirga, ga bisa
melepaskan dirga dengan teman-temannya. sasya akan halal-in seribu cara untuk
dirga. seorang dirga. sasya yang memiliki segalanya, segala akses apapun. karena
orang tua nya yang memiliki nama besar di Indonesia. tapi tetap stuck dengan
dirga. karna sayangnya untuk dirga yang berlebihan. sasya yang terlalu posesif
padahal mereka LDR, ketidak percayaan sasya membuat dirga gerah dan lelah. pernah
aku dengar dirga dengan santainya memarahi sasya yang menuduhnya dengan
berlebihan. bukan sasya kalo tidak bisa memiliki apapun yang dia mau. dia mau
dirga, selamanya. dirga harus terima itu. kasian dirga, dia sayang sasya tapi bukan
ini yg dirga mau. ini ga sehat. dirga kuat, dirga ga pernah ngeluh, dirga ga pernah
menjatuhkan sasya se-menyiksa apapun ke adaannya. dirga sangat menghormati
wanita. walaupun ke playboy-an nya melekat sekali dihidupnya.
Dengan ke anehannya beberapa waktu yang lalu. karen dengan
berani menanyakan ke dirga ada apa dengan “ini” semua.dirga sempet mengelak
dengan mengatakan tidak ada apa-apa. namun dirga tidak pandai menutupi ini
semua.dirga bilang merasakan hal lain dengan karen. selama ini dirga tidak pernah
merasa ada perasaan ini ke karen.tapi semakin hari semakin jelas ada yang
dirasakan dirga ke karen, perasaan yang lain, dirga merasa menganggap karen lebih
dr sekedar teman. tidak ada yang bs dipungkiri, dirga sayang sama karen melebihi
sayangnya ke sasya.namun dirga tahu tidak mungkin untuk saling
memiliki. dirga tidak siap kalau karen harus menanggung hal yang tidak di
inginkan yang akan dilakukan sasya nantinya. dirga hanya bs menyimpan dan
menjaga perasaannya untuk karen.
Karen kaget,dan hanya bisa terdiam......
.......
karena karen tidak merasakan hal yg sama terhadap
dirga. karen hanya menganggap dirga teman. dan tidak pernah lebih.karen menjaga
perasaannya untuk lelaki dimasa lalunya. hanya dia yang karen inginkan. karena
pembicaraan dirga karen mulai menjaga jarak. karen tidak mau ketemu dirga untuk
beberaapa waktu. karen menghindari dirga. dan dirga merasa bahwa karen
menghindar.
karen pergi keluar kota menginap beberapa waktu dirumah
tantenya. untuk merenungi semuanya.untuk mengatakan ke hatinya bahwa ini semua
tidak sepantasnya terjadi. hanya sasya yang pantas untuk pria seperti
dirga. mereka seperti raja dan ratu jika nantinya bersanding. sedangkan karen
hanya seorang perempuan biasa. semakin karen jauh dari dirga, semakin itu juga
karen tidak bisa melupakan dirga. tanpa disadari karen sayang sama dirga. dan
karen menangisi keadaannya berdua dirga. karen tidak mau ini terjadi. namun karen
tidak mau marah oleh semesta yang telah menemukan karen dan dirga. karen merasa
pertemuannya bukan sekedar kebetulan melainkan hal yang di-amin-i alam semesta
untuk karen. karen tidak mau menyesal dikemudian hari. karen tidak mau hal ini
hanya menjadi penyesalannya semata.
karen membulatkan tekad untuk pulang
kejakarta dan menemui dirga.karen hanya mau memeluk dirga tanpa mengatakan isi
hatinya. karen terlalu gengsi.
nggak lama kemudian dari luar rumah tante karen
terdengar ada seseorang yang memanggil. karen keluar, karen kaget dan tidak bisa
berkata apa-apa.ternyata dirga,dirga yang ada diluar.dirga yg menyusul karen ke
kota itu.tanpa bertanya ke karen dirga menemui karen sekarang. begitu melihat
dirga karen hanya memeluk dan menangis. dirga pun membalas pelukan karen dengan
hangat dan erat. dalam tangisan karen dirga hanya berbisik “ada apa ren,siapa
yang jahat?sini biar gue yang pukulin” karen semakin menjadi-jadi
menangisnya. akhirnya ketika tangis karen sudah mulai reda, dirga bertanya “hal
apa yang membuat lo lari menjauh ren?” karen hanya membisu,sampai akhirnya
dirga berkata “kalo Cuma diem,percuma dong jauh-jauh gue dateng”. karen takut dirga
pergi, karen takut menyesal. akhirnya dirga bilang “kalo pernyataan gue yg lalu
mengganggu lo,dan buat lo pergi. biarkan gue menarik kata-kata gue ren” dan
karen pun akhirnya mengatakan “gue
sayang lo ga, semakin gue
menjauh,ternyata semakin gue merasa ada perasaan disini (sambil menunjuk
dadanya) ngga bisa dipungkiri, gue sayang lo. tapi karna kapasitas dan keadaan.
gue sangat amat tau diri,maaf ya ga
kalo gue bilang ini semua. padahal dari awal lo udah ingetin gue untuk ga kebawa
perasaan” dirga diem.. Cuma diem, dan karen semakin bingung “ga,gue salah ya ngmg
gitu?”
dirga jawab “nggak ren,gue putus sama sasya. sasya terlalu sering bilang
putus sama gue, dan gue udah bener2 cape. cape nahan. dan kmrn gue mengiyakan. gue
putus sama dia. dan gue mau lo sama gue untuk sama2. bukan karna hadirnya elo
ren, tp krn berubahnya perasaan ini. dan hubungan yg sudah tidak bs
dipaksakan, dan jgn pernah anggep ini pelarian gue buat lupain sasya, krn rasa
gue ke elo sudah ada sejak lama. tp emang tidak pernah gue sadari. sekali lagi
gue tanya Karen Novgita, mau kah kamu menjadi pacarku sekaligus menjadi
pendamping hidup aku sampai tua nanti?” karen Cuma diem, dan langsung meluk
dirga sambil netesin air mata.dalam tangisnya yang hening, karen berkata dengan
lirih “mau dirga, tanpa penuh syarat apapun karen janji untuk selalu sayang
sama dirga dan menemani dirga bagaimanapun keadaannya"
.....................................................................end..............................................................................